KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Tanda-tanda Kebangkitan Golkar Baru Semakin Nyata

Posted by KabarNet pada 25/05/2010

OLEH: ARIEF TURATNO
SIAPA bilang Golkar telah habis? Kalimat ini sengaja saya tempatkan di paling atas dari tulisan ini. Karena melihat perkembangan politik belakangan ini, nampak nyata sekali bahwa tanda-tanda kebangkitan Golkar sudah di depan mata. Ini pertamakali kita lihat atau tandai dengan memudarnya semangat penegakan hukum, sebagaimana yang dulu diamanatkan reformasi.
Kemudian kita lihat banyak partai-partai yang terlihat mandul dalam menyuarakan kepentingan masyarakat atau publik. Dan yang paling nyata adalah dengan dibungkamnya kasus bail out Bank Century senilai Rp6,7 triliun secara sistematis. Pertanyaan dan persoalannya adalah mengapa masalah kasus Bank Centtury menjadi semacam tonggak kebangkitan Golkar?

Mencuatnya kasus bail out Bank Century secara langsung atau tidak telah memberi ruh atau semangat baru bagi Partai Golkar. Partai yang semula tidak digubris masyarakat karena dianggap sebagai sisa-sisa peninggalan kekuasaan dan kekuatan masa lalu, tiba-tiba menjadi perhatian masyarakat karena keberanian Bambang Susatyo dan kawan-kawan dalam membawa Partai Beringin menjadi partai oposan pemerintah. Dan karena itu pula, sehingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sering disebut sebagai peragu menjadi luluh dan takluk. Sehingga komitmen dia yang semula akan mempertahankan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dengan cara apa pun akhirnya goyah.

Sri Mulyani dilepas alias dicopot dengan alasan yang bersangkutan dipercaya menjadi Managing Director World Bank di Amerika Serikat (AS). Tanda-tanda kebangkitan Golkar semakin nyata lagi, ketika lagi-lagi pemerintah atau Presiden SBY memberikan peluang dan ruang yang begitu strategis kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) untuk menjadi Ketua Harian Sekretariat Gabungan (Setgab) Partai Politik Koalisi pemerintah. Dengan jabatan baru itu, banyak pengamat menganggap Partai Golkar-lah yang sekarang berkuasa, dan bukan lagi Partai Demokrat. Sekaligus mereka—para pengamat—memprediksi bakal leburnya partai yang didirikan SBY itu ke dalam Partai Beringin. Sebab kekuatan Partai Demokrat ada pada SBY, ketika nantinya dia lengser, maka luntur pula pamor partai tersebut.

Sekarang dengan terpilihnya mantan Ketua Umum PB HMI dan juga mantan kader Golkar Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat mengalahkan para pesaingnya Andi Alfian Mallarangeng dan Marzukie Alie. Semakin memberi ruang dan peluang bagi kebangkitan Partai Golkar atau Golkar baru. Dan jika asumsi ini benar, maka sebagaimana kita kemukakan sebelumnya dalam rubric ini. Bahwa tidak terpilihnya Andi Alfian Mallarangeng menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat semakin membenarkan asumsi akan leburnya Partai Demokrat ke dalam Partai Golkar. Saat ini hanya tinggal menunggu saat yang tepat dari kondisi yang ada. Dan kalau asumsi ini benar terjadi, maka sebagaimana prediksi para pengamat bahwa Setgab bakal hancur sebelum Pemilu 2014 mungkin saja. Karena dengan kondisi politik yang terjadi belakangan ini, sebenarnya kekuatan partai pendukung pemerintahan sudah sangat kropos.

Yang paling banyak menguras tenaga atau energi Partai Demokrat adalah kasus bail out Bank Century. Hal semacam itu tentu tidak akan terjadi, bilamana SBY yang sebagai komandan pemerintah lebih tegas, berani mengambil resiko, dan tidak banyak perhitungan. Sayangnya, itu tidak dilakukan, sehingga memberi ruang bagi Partai Golkar untuk mengambil kesempatan. Sekarang permainan semakin dikuasai Partai Golkar. Kita tidak tahu lagi apa yang bisa dimainkan Partai Demokrat. Sebab hampir semua lapangan telah dikuasai Partai Golkar. Ini memang sangat menyedihkan. Pertanyaannya adalah apakah harus begini tragisnya Partai Golkar mengakhiri hidupnya?

3 Tanggapan to “Tanda-tanda Kebangkitan Golkar Baru Semakin Nyata”

  1. Aura pelupa berkata

    Orang awam melihatnya dari pelayanan pemerintah lebih matre dari penguasa dulu, dan yg duduk di pelayanan pemerintahan tetap orang golkar, jadi di masyarakat tetap suka demokrat, maaf

  2. nurrahman berkata

    wah politik dan hati nurani, kadang saya belum bisa melihat keduanya scara selaras

  3. Jelithenk berkata

    Sekarang ini, tak ada omongan/tulisan yg bisa dipercaya begitu saja. Tergantung siapa yg omong/nulis dan yg terpenting apa “motif/latar belakangnya”?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: