Osama Bin Laden Ancam Eksekusi Warga AS
Posted by KabarNet pada 26/03/2010
Pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden mengancam akan mengeksekusi warga AS yang ditahan jika tersangka dalang serangan 11 September 2001, Khalid Sheikh Mohammed, dijatuhi hukuman mati, demikian rekaman suara yang disiarkan televisi Al-Jazeera. Para pejabat AS mungkin merekomendasikan agar Mohammed, yang kini ditahan di penjara milliter AS di Teluk Guantanamo, Kuba, diadili dalam persidangan militer, kata beberapa pejabat AS pada Maret. Dengan rekomendasi itu, maka Mohammed dan empat tersangka lain mungkin tidak akan menjalani persidangan kriminal di pengadilan Manhattan.
“Pesan ini adalah mengenai orang-orang kami yang kalian tahan,” kata Osama dalam rekaman itu, dan ia mengeluh bahwa Presiden AS Barack Obama masih mengikuti “langkah-langkah pendahulunya” dalam banyak hal, termasuk tahanan Al-Qaeda seperti Mohammed.
“Gedung Putih telah mengungkapkan keinginan untuk mengeksekusinya. Ketika AS membuat keputusan ini, itu sama saja dengan memutuskan mengeksekusi siapa pun dari kalian yang kami tahan,” kata Osama dalam rekaman itu. Gedung Putih belum memberikan pernyataan segera mengenai hal itu.
Ancaman tersebut mungkin mengisyaratkan bahwa risiko penculikan warga AS akan meningkat sampai persidangan di AS itu selesai, kata IntelCenter, organisasi berpusat di AS yang memantau propaganda kelompok jihadis, dalam sebuah pernyataan.
“Ancaman penculikan akan semakin meningkat ketika persidangan itu dimulai. Upaya menculik orang AS tidak akan hanya dilakukan oleh kelompok inti Al-Qaeda,” kata pernyataan itu.
“Sayap regional kelompok itu seperti Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) dan Al-Qaeda di Tanah Maghribi Islam, yang dengan agresif menculik orang-orang Barat di Afrika Utara, mungkin mengikuti ancaman bin Laden itu,” tambahnya.
Mohammed mengklaim bertanggung jawab mengatur serangan-serangan 11 September 2001 di AS dan pemboman di Indonesia, Kenya dan tempat-tempat lain, dan jika dinyatakan bersalah atas pembunuhan, konspirasi, terorisme dan tuduhan lain, ia bisa menghadapi hukuman mati. (Berita & Foto: Media Indonesia))







































Anonymous berkata
KEMBANGKAN JARINGAN Mr. Osama,,,
ALIEN berkata
Kapitalis memiliki berbagai modal, teknologi dan ragam persenjataan paling mutakhir. Sungguh ironis jika negara-2 kapitalis yang sebesar dan sekuat ini tidak mampu menghadapi apalagi sampai menangkap sang OSAMA BIN LADEN seorang.
Jika demikian adanya, berarti negara kapitalis sebenarnya tidak pantas menyandang sebagai negara super power karena tidak mampu menghadapi seorang manusia bernama Osama Bin Laden seorang, apalagi pasukan negara-negara pendukungnya.
Tapi hal itu jelas tidak mungkin !!!
Yang paling masuk akal adalah munculnya pertanyaan berikut :
Siapakah Osama Bin Laden ini ?
Apakah :
Osama Bin Laden ini asli tokoh pejuang Islam garis keras
atau
Tokoh ciptaan Kapitalis untuk sekedar MENCARI ALASAN untuk mengacak-acak suatu negara muslim yang “DITUDUH” memberi tempat untuk pelarian dan persembunyian (melindunginya).
Apa arti mengacak-acak disini ?
Yang jelas di dunia yang fana seperti sekarang ini itu hampir tidak ada satupun manusia yang mau BERKORBAN TANPA HASIL begitu saja alias sia-sia belaka, termasuk pihak Kapitalis.
Jika ia mengacak-acak suatu negara muslim, itu karena di negara tersebut ada sesuatu yang amat menarik baginya, yang menurutnya amat pantas untuk diperjuangkan dengan pengorbanan berapapun. Sesuatu yang menarik itu adalah :
1. Minyak
2. Emas
3. Uranium
4. Pulau strategis
Jadi jangan terlalu percaya cerita beginianlah.
Itu hanya upaya untunk menggiring opini agar operasinya tidak dianggap ilegal oleh dunia saja. Sebetulnya cuma emas, minyak, uranium dan pulau strategis saja yang diincarnya, bukan kemampuan teror sang Osama Bin Laden seorang.
Makanya Ahmadinejad Sang Presiden Iran yang jujur dan tegas sampai berkata bahwa sesungguhnya Osama Bin Laden yang amat dicari-cari Kapitasis di seluruh dunia sampai harus memporak porandakan negara-negara Islam yang diduga melindunginya itu berada di Washington.
Emangnya kite-kite manusia-2 berakal bodoh ? Gak layau !