Aneh, Gayus Dicekal Setelah Kabur ke Singapura
Posted by KabarNet pada 26/03/2010
Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menegaskan, Gayus Tambunan telah pergi ke Singapura sejak 24 Maret 2010.
“Yang bersangkutan sudah pergi meninggalkan Indonesia dua hari yang lalu, persisnya tanggal 24 (Maret, red),” kata Patrialis Akbar ketika ditemui saat kunjungan kerja di Padang, Sumatera Barat, Jumat (26/3). Menurut Patrialis, berdasar catatan Imigrasi, Gayus yang diduga tersangkut kasus hukum itu menuju ke Singapura. Namun, Patrialis tidak menyebutkan lokasi pintu imigrasi yang digunakan Gayus untuk meninggalkan Indonesia. Dia juga tidak bisa memastikan keberadaan Gayus saat ini.
Pada kesempatan itu, Patrialis menjelaskan, Direktorat Jenderal Imigrasi baru menerima permohonan mencegah Gayus pergi ke luar negeri pada Jumat pagi. “Pagi ini (Jumat, red) kami baru menerima permintaan pencegahan dari Mabes Polri melalui telepon, ternyata Gayus sudah di luar negeri. Tapi tetap kami cegah hari ini,” katanya.
Patrialis menegaskan, pihak Imigrasi hanya akan mencegah atau menangkal orang hanya jika ada permohonan dari instansi yang berwenang.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang dipanggil oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara tidak mau berkomentar soal pemanggilan Susno oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.
Menurut Kapolri, masalah Susno sudah ditangani oleh internal Mabes Polri. “Jadi ga usah komentar apa pun, masalah internal Polri sudah ditangani,” ujarnya.
Usai rapat internal yang memanggil beberapa menteri dan Kapolri itu, Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan Presiden Yudhoyono dalam rapat sama sekali tidak menyinggung persoalan internal Mabes Polri yang melibatkan Susno.
Presiden, menurut Djoko, juga tidak mengeluarkan pernyataan menanggapi tuduhan Susno tentang adanya praktik mafia di kepolisian. (Ant/OL-02)
________________________
Pencekalan Gayus baru dikeluarkan pagi tadi
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM resmi melakukan pencekalan ke luar negeri bagi Gayus H.P Tambunan hari ini, Jumat (26/3). Penetapan tersebut dikeluarkan tadi pagi.
“Hari ini, sudah kami lakukan cekal terhadap Gayus Tambunan,” kata Kabag Humas Ditjen Imigrasi Bambang Catur di kantornya, Jakarta, Jumat (26/3).
Menurutnya, pencekalan agak cepat dikeluarkan lantaran Mabes Polri telah menetapkan Gayus sebagai tersangka dan minta yang bersangkutan segera dicekal. Gayus terkait kasus memberi keterangan palsu soal asal muasal dana Rp 24,6 miliar yang ada di rekeningnya.
Bambang mengakui permintaan itu disampaikan lewat telepon dan belum ada surat permintaan secara resmi. “Karena itu bersifat emergency, langsung cepat ditanggapi. Apalagi itu permintaan dari penegak hukum,” jelasnya.
Lebih lanjut, kata dia, pencekalan ini juga dilakukan karena Ditjen Imigrasi belum mengetahui secara pasti apakah Gayus benar melarikan diri ke Singapura atau tidak.
Seperti diberitakan, Gayus Tambunan merupakan sosok yang diduga ikut terlibat dalam dugaan makelar kasus di institusi Mabes Polri. Nama Gayus disebut-sebut mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji, karena ada Rp 24,6 miliar terparkir di rekeningnya.
Namun, Gayus menyatakan uang itu titipan rekan bisnisnya yang merupakan pengusaha properti asal Batam, Andi Kosasih. Terakhir, beredar kabar bahwa Gayus sudah pergi ke Singapura. (Primair Online)







































pakode berkata
gak heran kok…kalopun tidak ditemukan juga…gak heran juga…
http://www.mydiklatprajab.wordpress.com
indra berkata
seperti sudah jadi rahasia umum…
tapi ko’ gak tau malu jg y…
http://bayuindragunawan.wordpress.com
taUbat berkata
Diluar atau di dalam Negeri tidak penting, jika memang yang bersangkutan mau dipanggil…. panggil saja melalui media.
Pun jika tidak datang dapat di jemput paksa karena mudah mencarinya dengan kondisi sekarang ini baik istri, orang tua maupun mertuanya sama2 bersembunyi.
Ada keyakinan untuk mengetahui keberadaan yang bersangkutan, polisi punya cara …..
pengamat berkata
mau jujur menurut fakta kasus teroris dan pajak/korupsi sama,hanya saja kasus pajak/korupsi uang cukup besar dan semua kebagian sehingga oknum mudah kabur kemana aja,tapi teroris tdk ketika dibutuhkan untuk mengalihkan kasus2 besar mereka dikorbankan!
mr lie berkata
oknum jahat seperti ini masih banyak berkeliaran.itulah yg membuat negara kita ini tidak maju-maju. berapapun uang pajak yg gua bayar ama teman2 lain sebagian besar habis ditilap.urut dada aja deh semoga mereka cepat2 sadar.