KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Takut Diracun, MER-C Siap Periksa Makanan Susno

Posted by KabarNet pada 24/03/2010

Di mata Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Komjen Susno Duadji tengah memperjuangkan kebenaran. Karena itulah, LSM ini mendukung Susno dengan mengawal kesehatan mantan Kabareskrim itu, termasuk memeriksa hidangan yang dimakan Susno.
“Ya dia dalam ancaman, dikawal secara kesehatan karena mengalami tekanan. Dia memperjuangkan kebenaran karena Pak Susno cinta terhadap Polri,” ujar Presidium MER-C dr Joserizal Jurnalis, SpOT terkait motivasinya mengawal Susno, Selasa (22/3/2010).

MER-C sejak Senin 21 Maret pukul 08.00 WIB mengawal Susno. “Semalam nggak sempat (mengawal) karena misinformasi. Sekarang kita dapat kabar mau diperiksa Propam, kita sudah datang ke Mabes pagi ini. Kirim ambulans dan dokter, tapi dari dapat kabar Pak Susno nggak diperika, kita balik ke markas,” imbuhnya.

Joserizal menambahkan MER-C biasanya mengirimkan 1 dokter, 1 sopir dan 1 perawat. Jika dibutuhkan, MER-C bisa mengawal kesehatan Susno 24 jam. “Tergantung kebutuhan Pak Susno. Kita biasanya mengawal kalau hendak diperiksa Propam,” katanya.

Menurutnya, kendati sukarelawan MER-C tidak mengikuti Susno 24 jam karena Susno yang berpindah-pindah tempat demi alasan keamanan, MER-C selalu berkomunikasi dengan Susno dan bisa dihubungi 24 jam jika diminta Susno.

“Beliau kan mobile sekali, pindah-pindah tempat. Beliau punya teknik sendiri untuk pengamanan beliau. Beliau mengatakan ‘Saya tidak secure’ makanya kita tawari dan menyambut baik. Tapi beliau nggak mau terang-terangan, kita diam-diam membantu,” paparnya.

MER-C juga akan memeriksa makanan Susno apakah ada zat-zat beracun yang bisa membahayakan nyawanya atau tidak. Sukarelawan MER-C, imbuhnya, sudah menguasai teknik untuk memeriksa makanan ini.

“Kalau Pak Susno menghendaki akan kita lakukan. Dia kan jenderal, pernah di lapangan dan tahu cara-cara seperti itu (meracun melewati makanan). Adalah tekniknya, sukarelawan kita menguasai itu. Kan ada orang Pak Susno juga yang ngetes dulu,” imbuhnya.

Hal ini pernah dilakukan MER-C saat mengawal Abu Bakar Ba’asyir di penjara. Saat itu MER-C secara berkala datang ke tempat Ba’asyir ditahan dan memeriksa makanan serta obat-obatan yang dikonsumi Ba’asyir.

“Masalah racun sudah banyak yang dicurigai, seperti Munir yang sudah terbukti, kemudian ada Pak Baharudin Lopa, Pak Ali Moertopo. Di luar negeri beberapa pemimpin Hamas kena racun dengan cara seperti itu (melalui makanan),” jelasnya.

Apakah sampai hari ini ditemukan hal-hal yang tidak baik yang dilakukan terhadap Susno? “Oh nggak, baik-baik saja. Pak Susno juga nggak ingin Polri merasa nggak enak kalau dikawal orang luar. Beliau menimbang perasaan Polri. Beliau kan anggota Polri aktif, jenderal bintang tiga, nggak enak minta pertolongan dari luar. Pak Susno menghargai dan mencintai Polri betul,” jelasnya.

Dalam mengawal Susno, tidak ada motif apa pun. “Kita menolong orang tak pernah lihat latar belakang belakang politiknya. Dulu Panglima GAM Ishak Daud juga pernah kita tolong saat dia minta tolong untuk istrinya yang sakit. Kita rawat di Jakarta. Kita tidak melihat latar belakang,” tegas dokter yang memiliki pengalaman menjadi paramedis di daerah-daerah konflik ini.

Susno Malu Keluyuran Pakai Seragam Polisi
Sejak dicopot dari jabatan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji lebih sering memakai baju sipil. Dalam rentang waktu yang lama, dia baru terlihat memakai baju polisi pada Senin (22/3) kemarin. Mantan kabareskrim Polri tidak mengenakan baju polisi bukannya tanpa alasan.

“Kalau dilihat orang kan malu juga bintang 3 keluyuran,” canda Susno, Selasa (23/3/2010). Susno dicopot dari jabatannya pada tanggal 24 November 2009. Susno lalu ditempatkan sebagai perwira Polri non-job di Mabes Polri. Susno juga jarang mampir ke kantornya karena tidak punya ruang kerja.

Sejak itulah, Susno tak memakai seragam kebanggaannya di sejumlah acara, seperti dalam peluncuran buku ‘Bukan Testimoni Susno’ dan ‘Mereka Menuduh Saya’, di berbagai kota. Saat mengadukan kasus dugaan markus Rp 25 miliar ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pada Kamis (18/3), Susno memilih mengenakan kemeja merah muda. Baru pada Senin (22/3) Susno tampil dengan baju seragam, saat memenuhi panggilan Propam Mabes Polri. (Jakartapress)

Satu Tanggapan to “Takut Diracun, MER-C Siap Periksa Makanan Susno”

  1. soetrisno berkata

    PERJUANGANMU TIDAK SIA-SIA SUSNO!!
    Selamat pagi untukmu Indonesiaku, pancaran cahaya mentari yang mampu merombak paradigma lembaga penegak hukum untuk membuang jauh-jauh budaya lama yang sudah tidak jamannya lagi untuk dilestarikan, Sebenarnya yang terjadi kebobrokan disemua Lembaga penegak hukum sebenarnya bukan merupakan rahasia umum lagi, hanya saja public tidak bisa bertindak terlampau jauh dalam hal ini, baik kejahatan untuk memanfaatkan para koroptor maupun kejahatan dalam sebuah konpirasi yang semuanya tidak bisa dipisahkan dari penyalah gunakan perangkat hukum, tanpa Susno pun semua lapisan masyarakat jauh lebih tahu tentang bagaimana yang sebenarnya terjadi disemua sector Lembaga Penegak hukum di Republik ini.

    Kalau presiden Sby dengan mulutnya yang berbusa-busa didalam mendeklarasikan ganyang korupsi di Republik ini, hanyalah merupakan isapan jempol semata, dan mengapa Sby dengan lantang memberikan janji kepada semua public dalam hal memprioritaskan perang melawan korupsi kalau yang korupsi ternyata merupakan distributor keuangan bagi para uknum yang bersembunyi dibalik lembaga yang paling menakutkan bagi rakyat kecil

    Bagi kehadirannya Susno dengan genderangnya yang mengajak public untuk melihat dari dekat yang sebenarnya terjadi di tubuh Polri merupakan Rahmat bagi bumi pertiwi yang disaksikan oleh deretan Gunung berapi diseluruh Nusantara.
    Maka apapun yang dilakukan oleh saudara Susno Duaji terlepas dari dendam ataupun sakit hati merupakan JIHAD FIL SABILILLAH didalam menegakan Keadilan maupun kebenaran di tengah-tengah bobroknya konstitusi Lembaga Penegak Hukum.
    Bahkan apapun yang dilakukan oleh saudara Susno Duaji jauh lebih mulia dari seorang Ulama yang mengajak berbuat baik tetapi takut menegakan kebenaran ditengah-tengah kemungkaran.
    Kalau boleh gerakan Susno bisa kita sejajarkan dengan Khomeni yang mampu menumbangkan Rezim Diktator ditengah-tengah beringasnya Reza Pahlevi ( Sah Iran) yang semuanya itu bisa dirasakan oleh masyarakat Republik Iran sampai sekarang.

    Kemudian bagaimana tentang saudara Susno Duaji, beliau layak mendapat penghargaan dan perlindungan dari semua lapisan masyarakat atas pengorbanan baik moril, terror, jabatan bahkan sampai kejiwa sekalipun merupakan kosekuensi dari sebuah Perjuangan.
    Tindakan korupsi menyangkut sebuah jabatan diseluruh dunia adalah wajar sekalipun mereka siap menghadapi regu tembak, akan tetapi paling ironis bila korupsi sudah melanda kekonstitusi Penegak hukum, ini namanya sebuah bencana yang tingkat bahayanya lebih besar dari bahaya Teroris yang kita gembar gemborkan. Maka tidak salah kalau semua fenomina yang terjadi dinegeri yang kita cintai ini adalah dampak pengaruh dari kejahatan bailout Century itu sendiri.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: