Peran Mahasiswa Sebagai Da’i Ditengah Umat
Posted by KabarNet pada 26/02/2010
Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat yang heterogen. Di Indonesia saja ada ratusan universitas/institute yang menampung jutaan mahasiswa. Ditengah masyarakat mahasiswa dipandang sebagai kaum intelektual sehingga mereka dihormati. Mahasiswa mampu memberikan sejarah bagi bangsanya melalui ilmunya, pemikirannya serta semangat kaum muda yang terpatri dalam jiwanya.
Kondisi masyarakat sekarang sedang membutuhkan sosok tauladan yang dapat memberikan inspirasi, memberikan jalan keluar problematika umat. kondisi umat muslim Indonesia ibarat buih dilautan. Mereka banyak namun tidak berarti, terombang-ambing dilautan luas kerena lupa akan eksistensi mereka hidup didunia ini.
Dakwah Islam di Indonesia dibawa oleh dai yang berdagang sejak zaman Portugis datang ke Indonesia. Mereka dai yang tidak kenal lelah ditengah persaingan tiga misi yang dibawa oleh Belanda yang salah satunya kristenisasi. Mereka mampu membuat Penduduk Indonesia sekarang setidaknya 80% muslim.
Kondisi masyarakat sekarang ternyata jauh dari nilai-nilai Islam. Moral, akhlak, aqidah masyarakat tidak sesuai dengan Islam. Masyarakat sedang membutuhkan banyak sosok dai yang mampu membawa mereka lebih mengenal Islam. Mahasiswa adalah sosok dai yang memiliki potensi besar ditengah masyarakat.
Mahasiswa kerap kali disukai, dihormati serta didengar suara mereka ketika berurusan dengan masyarakat. Inilah sosok dai yang berpotensi besar dapat mengajak masyarakat untuk mempelajari ilmu agama Islam secara mendalam. Banyak cara/jalan bagi mahasiswa dalam pendekatan ke masyarakat seperti aktif dimesjid, sosialisasi ilmu mereka ditengah masyarakat, kegiatan pengabdian masyarakat.
Mahasiswa mampu membuat lingkungan tempat dia tinggal berubah menjadi lebih baik. Dengan ilmu dan pengalamannya berdakwah di kampus, seorang aktivis dakwah kampus mampu berperan membawa perubahan keislaman pada masyarakat. Dia mampu mengajak satu, dua, tiga orang untuk mengaji guna memahami hakikat Islam itu sendiri. Dari satu dua orang saja yang mampu diubah menjadi muslim yang hanif maka beban negara akan berkurang.
Mahasiswa sebagai dai ditengah masyarakat adalah sebagian solusi problematika umat dan negara. Masalah negara yang terbesar adalah akhlak, moral dan mentalitas masyarakat yang memprihatinkan. Kurang apa negara ini, sumber daya manusia serta sumber daya alam melimpah. Negara ini akan menjadi super power jika masalah sumber daya manusia sudah selesai. Bukankah musuh terbesar pada manusia adalah dirinya sendiri?
Selagi berstatus mahasiswa jadilah dai. Mereka inilah yang sangat dibutuhkan negara. Mereka adalah problem solver bagi negara. Mereka tidak terlihat dan turun langsung ke jalan memimpin demonstrasi/aksi guna memperbaiki keadaan negara ini. Sentuhan serta tausiyah mereka sangat ditunggu masyarakat. Masyarakat sedang menunggu karakter mahasiswa seperti ini.
Penulis: Adi Agus Kurniawan (Mahasiswa Fisika IPB 2006)
K@barNet







































sqa indonesia berkata
kenyataanya banyak juga masyarakat memandang rendah para mahasiswa, sering pendapat merekat dicuekin
========================================
Tertarik tentang SQA masuk sini http://sqaindonesi.wordpress.com