KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Syafii Maarif Tolak Undangan SBY

Posted by KabarNet pada 24/02/2010

MANTAN Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif menolak memenuhi undangan untuk bertemu Presiden SBY yang ingin meminta nasihat terkait penyelesaian kasus Bank Century. Staf khusus SBY, Andi Arief, mendekati Syafii dengan mengajaknya bertemu di sebuah hotel.

“Dia bilang Presiden SBY mau ketemu, saya bilang nggak lah. Sebagai warga negara saya mau bertemu, tapi kalau terkait Pansus Century saya nggak mau,” tegas Syafii kepada wartawan, Rabu (24/2).

Syafii menambahkan dia pun bertanya apa tujuan Istana mengundangnya terkait Pansus Century. Andi pun mengatakan SBY ingin meminta nasihat dari Buya, panggilan akrab Syafii. “Apa yang dinasihati? Dia (SBY) itu kan lebih tahu dari saya. Pansus itu harus dituntaskan,” tandas tokoh Muhammadiyah yang akrab dipanggil Buya Syafii ini.

Syafii menyatakan, sejak dini sikap dirinya sudah kukuh terkait dengan Century. Kasus ini harus diungkap habis. Bila bersedia bertemu SBY, sikap Syafii bisa ditafsirkan sebagai inkonsistensi. “Century harus kita bongkar penuh. Kalau DPR masih punya hati nurani, hasil paripurna nanti akan sesuai dengan harapan rakyat,” jelas guru besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini.

Sebelumnya, Andi Arief, Selasa (23/2) malam, dikabarkan melakukan pertemuan dengan Syafii Maarif. Andi mengaku mengungkapkan data soal L/C fiktif Bank Century yang salah satunya menyeret nama inisiatof Pansus M Misbakhun. Syafii, kata Andi, kaget dengan data-data terkait Misbakhun yang disodorkannya.

Namun, Syafii Maarif menyangkal pernyataan Andi Arief yang dinilai terlalu berlebih-lebihan tersebut. “Itu tafsiran dia saja. Pertemuan itu biasa saja kok,” bantah Syafii. Ia pun tidak habis mengerti mengapa Andi mengatakan kepada media kalau dirinya sampai terkejut. “Pertemuannya begitu saja kok. Nggak ngerti itu saya dengan Andi Arief,” kata Syafii dengan nada kecewa.

Terkait penyelesaian kasus Bank Century, jauh sebelumnya, Syafii Ma’arif sebenarnya juga sudah pernah mengimbau Presiden SBY untuk segera mengambil langkah tegas terkait skandal Century. SBY harus berkaca pada Soekarno-Soeharto sebagai Presiden ketika itu.

“Suatu hal yang perlu diingat Bung Karno yang besar, Pak Harto yang hebat bisa jatuh. Untuk penguasa sekarang pasang telinga ke Bumi, dengarkan rakyat dan jangan hanya dengar kepala kepolisian dan kejaksaan,” kata Syafii usai bertemu dengan Tim 9 di Syafii Ma’arif Institut, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Si Buya ini menuturkan, negeri ini sudah lelah. Semua tidak melihat siapa yang terbanyak memilik dukungan, tetapi kepercayaan yang tinggi dari masyarakat yang harus dipelihara. Jangan biarkan, lanjutnya, kasus ini mengalir terlalu jauh. “Jangan main-main, kalau sudah main-main rakyat akan main-main,” serunya.

Terkait apakah wapres Boediono dan Menteri Keuangan harus nonaktif sementara, Syafii ketika dulu itu mengatakan, tergantung perkembangan selanjutnya seperti apa. Namun, jika sudah masuk proses hukum jangan terjadi chaos, demo besar, dan hindari yang berdarah-darah. “Mudah-mudahan idealisme ini jangan setengah-tengah, rakyat sudah semakin dewasa,” harapnya. (Jakartapress)

Satu Tanggapan to “Syafii Maarif Tolak Undangan SBY”

  1. nuansa pena berkata

    Lanjutkan ….. tuntaskan kasus Bank Century, dan pengawasan ketat Bank lainnya pasti ada yang tidak beres!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: