SBY Kembali Luncurkan Album Lagu
Posted by KabarNet pada 24/01/2010
Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan kembali meluncurkan album musik. Ini merupakan album ketiga SBY setelah sebelumnya meluncurkan ‘Rinduku Padamu’ dan ‘Evolusi’.
Peluncuran album akan dilakukan di Teater Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta, Minggu (24/1/2010) pukul 14.00 WIB.
“Akan ditampilkan video klip, serta diluncurkan DVD-nya,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha kepada detikcom, Minggu (24/1/2010).
Meski demikian, dalam acara peluncuran album ini belum dipastikan Presiden SBY akan hadir. Presiden masih melakukan rapat-rapat interen membahas berbagai permasalahan yang sedang dihadapi bangsa.
“Mungkin saja Bapak SBY nggak datang karena beliau padat agenda internal. Tapi juga mungkin saja hadir. Belum ada kepastian,” papar Julian.
Termasuk membahas program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II? “Nggak, cuma pemantapan saja,” imbuhnya.
“Kemungkinan Pak Presiden acaranya sampai malam,” lanjut pria yang lama tinggal di Jepang ini menutup pembicaraan.
SBY, di sela-sela kesibukannya, sering menyempatkan diri menciptakan lagu. Album ‘Rinduku Padamu’ ciptaan SBY banyak dinyanyikan penyanyi terkenal seperti Edo Kondologit dan Widi BE3.
Setelah sukses ‘Rinduku Padamu’, SBY meluncurkan album instrumentalia bertema Evolusi. Sepuluh lagu bertajuk ‘Evolusi’ tersebut merupakan hasil reinterpretasi dari lagu-lagu ciptaan SBY yakni ‘Ku Yakin Sampai di Sana’, ‘Rinduku Padamu’, hingga ‘Hening’. (detikNews)







































romailprincipe berkata
untuk pencitraan belaka..
pengamat berkata
rakyat mau kenape nape bodo yg penting lagu gue jadi
lusi berkata
kalau terlalu banyak, jadinya kacangan. Atau sebagai overkompensasi ke publik, sebagai akibat adanya rencana memojokkan SBY secara strategis oleh Kelompok Mahasiswa yang menamakan perjuangannya “moralitas force” yang merupakan gerakan hati nurani. Tunggangannya ??? yaaa…tetap saja yang itu..tu
taUbat berkata
PKS : SBY HARUS URUS RAKYAT, BUKAN PARTAI
Minggu, 10 Februari 2013 09:38 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sikap Susilo Bambang Yudhoyono yang mengambilalih penyelamatan Partai Demokrat mendapat tanggapan dari PKS. Menurut politisi PKS Indra, Presiden SBY selaku Kepala negara dan kepala pemerintahan, seharusnya fokus mengelola negara dan pemerintahan.
“Seorang presiden bertanggungjawab kepada seluruh rakyat Indonesia dan bukan pada anggota partai tertentu. Yang diurus seorag Presiden adalah seluruh rakyat Indonesia yang berjumlah skitar 240 jita jiwa beserta tumpah darah Indonesia dengan segala persoalannya,” kata Indra kepada Tribunnews.com, Minggu (10/2/2013).
Indra mengatakan banyak persoalan bangsa yang mesti dpikirkan dan dicarikan penyelesaiannya oleh seorang presiden. Apalagi, kata Anggota Komisi III itu, konflik terjadi dimana-mana, rakyat miskin dan butuh perhatian, peredaran narkoba serta sumber daya alam hanya dinikmati segelintir orang.
“Jadi negara ini butuh konsentrasi penuh presidennya. Dengan tanpa mengurusi partai saja SBY tidak atau belum mampu menyelesaikan persolan bangsa yg carut marut tersebut, apalagi kalau disambi mengurus partai,” tuturnya.
Padahal, Indra mengingatkan bahwa SBY pernah meminta kepada para menteri yang dari unsur partai politik untuk lebih fokus dan mengutamakan tugas sebagai pejabat negara daripada mengurusi soal kepartaian. “Jd menurut saya langkah yang diambil SBY dg mengurusi partai secara langsung merupakan langkah mundur,” tukasnya.
Ferdinand Waskita | Gusti Sawabi