“Ditolak” Sana Sini oleh Rumah Sakit, Bocah 2 Tahun Meninggal Dunia
Posted by KabarNet pada 27/12/2009
Kesedihan masih lekat di keluarga Naila (2), Bocah belia yang meninggal Jum’at (25/12) akibat penyakit komplikasi dan di “tolak” oleh para pihak rumah sakit. Menurut Dodi (29) paman Naila (2), rumah sakit seharusnya tidak meminta uang muka terlebih dahulu kepada kami untuk ruang ICU anak.
“Saya rasa pihak rumah sakit kini sudah kelewatan, masa orang sudah sakit parah dan membutuhkan pertolongan cepat harus diminta uang DP dulu baru dirawat,” katanya di Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (26/12).
Sebelumnya pihak keluarga telah mencari rumah sakit yang menjadi rujukan dokter jaga RS Bakti Asih, Ciledug, Tangerang, ke RS Sari Asih yang masih dimiliki oleh Wakil Walikota Tangerang. Namun ketika dikonfirmasi katanya penuh.
Setelah menghubungi beberapa rumah sakit, akhirnya pihak keluarga mengkonfirmasi RS International Bintaro (rujukan dokter) namun pihak rumah sakit meminta uang muka terlebih dahulu Rp 10 juta dan mengatakan biaya perharinya Rp 8 juta untuk ruang ICU anak , pihak keluarga pun akhirnya menolak.
Tanpa pantang meyerah, Dodi menghubungi RS JMC Buncit Raya, Jakarta Selatan, hal senada juga dikatakan, pihak rumah sakit meminta uang muka terlebih dahulu Rp 15 juta dan mengatakan biaya perharinya berkisar Rp 4 juta, keluarga menolak, dan terakhir RS Harapan Kita, yang meminta uang muka Rp 18 juta.
Sebelumnya di beritakan Jum’at (25/12) bocah berumur 2 tahun meninggal dunia karena orang tuanya tidak mampu mebayar uang muka sebesar Rp 10-15 juta untuk ruang perawatan ICU anak.
Naila (2) merupakan anak ke dua dari pasangan Zainudin warga RT 03 RW 02 Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Naila sebelumnya terkena penyakit komplikasi, Kamis (24/12) sekitar pukul 23.05 wib di bawa ke Rumah Sakit Aqidah, Ciledug pihak rumah sakit tersebut merujuk ke rumah sakit Bakti Asih, Ciledug, Kota Tangerang.
Namun karena perlengkapan yang kurang memadai menurut keterangan dokter jaga, Jumat (25/12) pukul 12.15 wib pihaknya merujuk ke beberapa rumah sakit yang mempunyai ruang ICU anak, tapi beberapa rujukan rumah sakit tersebut meminta uang muka puluhan juta terlebih dahulu jika dirawat.
Karena kondisi ekonomi, pihak keluarga akhirnya pasrah dan tetap dirawat dengan minim peralatan di rumah sakit Bakti Asih. Jumat (25/12) pukul 09.00 wib Naila yang tak berdosa tersebut meninggal dunia. (berita8.com)







































rahmanberau berkata
parah…………. masa menolong orang yang lagi susah aja di mintai uang DP tidak berprikemanusiaan…………
taUbat berkata
Yang namanya Mendirikan Rumah Sakit artinya Menolong orang yang sakit bukan merampok orang yang sakit.
Kalau mau bisnis dan meraup keuntungan terus janganlah memberi lebel rumah sakit, kejadian telah berulang dan tidak pernah ada perhatian/sanksi bagi rumah sakit.
Rumah sakit sekarang sudah banyak tapi banyak warga yang sakit tidak berani kerumah sakit,
mandiri dengan obat warung dan jika agak parah dilanjutkan dengan tradisional, sangat Ironis anggaran kesehatan yang telah ditingkatkan tidak berdampak.
mr.jhoni tobat berkata
pasti orang pribumi dan orang susah kaga kaget orang kite blm merdeka murni kok
jelasnggak berkata
Wah…
Coba di bawa ke rumah sakit ATMA JAYA… pasti ngga akan di begitukan..
Lha wong yang punya saja Kristen…
——————-
Tapi ingat…
Kalau di gratis-in, jangan anggap kristenisasi yaaaa…
Ha ha ha ha..
Raden berkata
jelasnggak berkata
27 Desember 2009 pada 09:57
Wah…
Coba di bawa ke rumah sakit ATMA JAYA… pasti ngga akan di begitukan..
Lha wong yang punya saja Kristen…
——————-
Tapi ingat…
Kalau di gratis-in, jangan anggap kristenisasi yaaaa…
Ha ha ha ha..
=======================
@jelasnggak,
kebencianmu kepada pribumi semakin jelas, kamu baca berita duka tentang pribumi pun kamu masih sanggup tulis komentar dengan ketawa.
Beginilah ulah golongan Anggodo, Anggoro kalau sudah keluar dari tanah air dan tinggal di amerika.
Raden berkata
Saudara ADMIN, Nama blog Anda makin hari makin naik, Ga’ bisa dibandingkan dengan Blog milik jelasnggak yang kayak kuburan isinya cuma cosmicboy dan jelasnggak.
Di sini Anda dapat liat tentang Blog Anda.
http://id.wordpress.com/tag/berita-rakyat/
Fitri berkata
Yah begitulah kristen yang sudah diajarkan dogma-dogma untuk membenci Islam dan semua pengikutnya walaupun mereka tak bersalah.
Fitri berkata
Memang benar blog jelasnggak kayak kuburan.
jelasnggak berkata
Waduh..
sori-sori..
Saya ketawa bukan untuk yang tertimpa musibah itu..
tapi saya tertawa oleh kelakuan muslim yang seperti anak2..
wawasan sempit.
(ditolong tapi selalu berpikir negatip)
Itu…
————-
Blog saya sepi ngga jadi masalah.
Blog saya itu tempat orang intelek berdebat…(bukan sebaliknya)
Lagipula… blog saya bukan tempat cari duit seperti blog ini.. he he he
Maju terus kabarnet…
(cari lah se-cent dua -cents dari iklan)
Itu akan membuatmu kaya.
—
Oiya Raden..
Kalau kamu bukan admin,,… boleh dong ditolong yang punya blog ini..
sekali-kali kamu klik dong banner yang ada di sini..
Biar admin dapet duit banyak..
Kan kasihan anak istri ngga makan..
1 cent kan lumayan buat keluarga si admin itu lho…
ADMIN berkata
@Jelasnggak
1.Mohon urusan anda dan raden tidak mengkaitkan dengan blog kami.
2.Kami sama sekali tidak ada kaitannya dengan para pengunjung.
3.Kami tidak pernah perpikir cari uang dari blog ini atau mendapat keuntungan dari pihak manapun via blog ini. Semua link/ avatar yang kami tampilkan adalah keputusan dari kami sendiri tanpa pamrih. Blog ini hanya hiburan kami semata dan tidak ada tujuan komersil.
4.Kami tidak bangga dengan ucapan Sdr Raden tentang blog ini.
5.Sangat kami sayangkan anggapan/ tuduhan anda kepada kami. Sebab, semua yang anda tuduhkan itu tidak benar.
6.Kami sangat menghargai semua pengunjung, mohon jangan ada prasangka. Sekali lagi kami sampaikan, bahwa kami sendiri yang mengatur blog ini tanpa seorangpun terlibat dalam pengaturan.
ADMIN.
Raden berkata
@jelasnggak,
seingat Raden kamu pernah tanya,
Raden ADMIN atau bukan ?
Raden jawab waktu itu, Raden sebagai insan Muslim yang tahu kalau berdusta mendapat kutukan akan jawab denganjujur bahwa Raden bukan ADMIN.
Saat itu kamu/jelasnggak tulis jawaban yang maknanya;
Ya sudah kalau bukan,
saya cuma tanya kok.
(Tulisanmu; Oiya Raden..
Kalau kamu bukan admin,,… boleh dong ditolong yang punya blog ini..)
===========================
kamu sengaja mengulang masalah yang sudah Raden jawab bukan karena sesuatu, melainkan karena kamu sendiri akhirnya sadar, ternyata di depan Raden kamu tidak lebih kecuali orang yang suka Bonceng dan tidak mengerti apa2.
Nah soal Blog-mu..
kalau tidak mau dibilang kayak kuburan trus kayak apa?
apa kayak pasar ikan ?
Semua article yang kamu tulis di blogmu tidak menunjukkan kecuali KEBODOHANMU dan pertanyaan2 yang kamu ajukan hanya semakin memperjelas KETOLOLANMU..
Trus apa kamu minta Raden tulis, jelasnggak seorang cendekiawan ?
Begini saja jelasnggak..
biar tidak panjang cerita, di blog kabarnet atau di blog milik fitri kita buat forum Debat bukan Dialog, antara Raden vs jelasnggak.
Kalau di blogmu.. Yaaa maaf saja, sebab saudara shahlil sudah jadi korban acara EDIT hingga kesannya kamu yang menang
Debat dengan Raden itu gampang, syaratnya cuma.. sumber rujukan dari Al-Qur’an dan Alkitab dan yang diperdebatkan tentang KETUHANAN.
Kalau tidak siap atau tidak berani, Yaaa kamu elus2 saja badan si cosmicboy..
untuk Saudara ADMIN, Raden mohon maaf karena tidak menyangka kalau jelasnggak akan menulis seperti yang dia sudah tulis dan jika jelasnggak setuju untuk berDebat vs Raden, mohon Anda ADMIN sediakan Forum khusus, karena Raden ingin menutup mulut si pengecut.
terima kasih.
Raden berkata
Romo Welas Asih berkata
5 Desember 2009 pada 07:48
@Raden
Aku juga berterima kasih sama Raden.
Sebetulnya aku pun berharap begitu.
Mungkin tergantung karakter orangnya ya. Aku sendiri sih tidak menjeneralisir. Aku banyak berteman dengan orang2 kristen. Beberapa dari mereka berhubungan sangat baik denganku. Kita keluar makan bersama, nonton bersama, begadang bersama, saling berkunjung. Kita saling menghormati agama masing2. Terkadang mereka bertanya tentang Islam, ya aku jelasin apa adanya. Bahkan keluarga mereka juga berhubungan baik dengan keluargaku.
Cuman nggak tau yah… kenapa sih yang di Kabarnet ini kok nggak bisa nyambung sama sekali dengan kita. Mungkin sudah salah dari awalnya yah? Mungkin ada 1 atau 2 orang yang menjadi pemicu, sampai kahirnya hubungan memanas terus dan menular ke pendatang baru. Barangkali ada baiknya kalau kita mulai dari titik nol.
Andalusia berkata
5 Desember 2009 pada 08:20
@Raden
Jangan panggil gitu ah…
Entar ada yang bilang Romo Welas Asih = ADMIN.
Insya Allah aku mau kenalkan Raden sama dia. Orangnya baik dan sangat terhormat. Beda banget dengan yang disini. Dia pernah bilang sama aku: “Kok kamu (Andalusia) betah ya netting sama ORANG2 SANGAR di blog Kabarnet itu”.
Andalusia berkata
5 Desember 2009 pada 08:45
Hmm… gimana yah…
tadinya Andalusia = Admin
trus Raden = Cool Man
trus Barnabas = Andalusia
trus Andalusia = Raden
skrng Raden = Andalusia = Admin
3 =1
1=3
eh salah
5 = 1
1 = 5
Wah.. kita mesti bicara nih sama ADMIN soal rencana pembagian saham Kabarnet. Kalau suatu saat Kabarnet ini menjadi besar dan go-public seperti Aljazeera, VOA, BBC, kita (Raden, Andalusia, Barnabas, & Cool Man) harus dapat pembagian saham dong. Kan orang yang sama.
=====================================
ADMIN, Terpaksa Raden Copas tulis2 yang sudah lewat agar ADMIN lebih tahu siapa jelasnggak, jadi ini bukan ulah jelasnggak yang pertama, dia selalu jadikan 10 nama orang ISLAM menjadi satu hanya untuk menutupi kekalahannya karena setiap kali dia Debat dengan Muslim, pada akhirnya selalu nyungsep.
Semoga bermanfaat bagi ADMIN.
Pak Ogah berkata
Maaf sebelumnye kepade pare pengunjung blog ini. Kalau mau pade ribut-2 atau bedamai-2 baeknye di situs khusus peributan & perdameian aje. Tema rubrik di atas kan “Pengaruh Kebijakan Uang Muka Berobat Rumah Sakit Swasta terhadap Keselamatan Nyawa Orang Kecil”. He, he, hee, kayak judul skripsi aje yeh, jadi kite udah mulai ngelantur. Tapi begitulah kiranya sodare-2, baeknye kite kembali aje yuk.
Komentar aye ame tema di atas :
Sodare aye juga pernah ngalamin kasus di atas. waktu itu kena penyakit DBD. Dibawa ke suatu rumah sakit di Jakarta Timur. Belom juge direbahin tuh sodare aye yang sakit, pihak administrasinye nyang di front office udah nanye bawa uang muka gak 3 juta. Ntar tinggal dipotong biaya penginapan, perawatan, dokter and obat-obatan. Kalo kurang tinggal nambahin. Kalo lebih dipulangin “katanye”. Kenyataannya setelah dirawat 3 hari udah nagih lagi kekurangannya 1,5 juta. Kebetulan sodare aye udah mulai naek trombositnye, itu juga karena diem-2 tanpa sepengatahuan RS aye bantu die minum obat ajaib dari China atas saran temen aye. Alhamdullilah hasilnya die mulai nafsu makan and ceria lagi tinggal lemes ama pusing dikit-2. Walau pihak RS ngomongnye masih butuh perawatan 5 hari lagi, buru-2 aje aye tarik sodare aye pulang. Orang 3 hari aje undah nombok lagi jadi 5 juta, gimana kalo nambah 5 hari lagi, bisa-2 lebih dari 10 juta kali. Jadi kesimpulannye, emang kite-2 nih orang kecil perlu pahlawan-2 pengobatan macem siPonari. Malah aye pikir, aye mau ngebentuk paguyuban yang ngediriin yayasan pendidikan pengobatan pengobatan ala Ponari. Biar masyarakat bisa berobat cuma pake duit goceng atao ceban aje. Jadi kaga pake dp-dpan and kagak pake acara juta-jutaan.
jelasnggak berkata
@Pak Ogah…
Begini ya..
Mau percaya atau ngga terserah.
Di tempat saya tinggal dulu…
Ada tempat dimana orang sakit bayar cuman GOCENG… malahan ada yang KAGAG BAYAR..
Ini tempat ada di daerahnya si sejuki (Betawi), dimana yang dateng kebanyakan muslim miskin ngga punya duit…
Obat kadang di gratisin….
Kalah tuh puskesmas..
Nah.. loe tau..?
nYang punya itu bukan yayasan kyai PUdji…
Tapi yayasan katolik…
Itu tuh.. yang salah satu gerejanya di bekasi di bakar massa…
Ngerti ya..
Konsep Ente sudah ada sejak jaman doeloe..
Tapi anehnye…
Itu bansos malahan disangka kristenisasi..
capek deeh…muslim-muslim ini…
ha ha ha
Fitri berkata
@raden
Aku buat forum khusus Raden VS Jelasnggak. Komentar apapun saya terima masuk dan tidak di edit, biar semua Fair.
NyantaiAja berkata
ha? hare gene msh ada yg ribut2 soal agama nih?
padahal yg dibahas tentang nasib bocah ngga berdosa BARU UMUR 2 TAHUN meninggal karena orang2 teteup money oriented ketimbang keseleamatan jiwa dan cinta kasih???
weiits… ati2, juragan-juragin… ntar diketawain malaikat loe! ngga percaya? terusin aja ribut2nya… trus loe2 pada sembahyang… komunikasi sama Yang Kuasa, silahken nanya kepada-Nya…
Kristenisasi… Islamisasi… apalagi, mbak? mas?
Wong Sang Pencipta’nya hanya siji kok… gitu aja ribut…
aldy berkata
aduhhhh tu orang diatas beritanya apa malah larinya ke agama, emang dasar pada tolol.. ga nyambung loe smua, agama mah ga usah dibawa2 kali… mo orang apaan kek yang bantu ya uda, namanya kita sesama manusia harus hidup saling berdampingan..
Mirisnya Indonesiaku…. « Princess Diary berkata
[...] “Ditolak” Sana Sini oleh Rumah Sakit, Bocah 2 Tahun Meninggal Dunia [...]