Inilah Ciri-ciri Pelaku Pengeboman Marriott
Posted by KabarNet pada 28/07/2009
Dua bom bunuh diri menghantam dua hotel internasional di Jakarta, Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, pada Jumat 17 Juli 2009 sekitar pukul 07.40. Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengatakan ledakan di dua hotel elit itu adalah bom bunuh diri.
Salah satu pegawai keamanan Hotel Marriot, Dikdik Ahmad Taufik mengaku sempat melihat pelaku pengeboman. Ditemui VIVAnews dan beberapa wartawan untuk kali keduanya, Dikdik menyebut ciri-ciri pelaku yang dia lihat.
“Setinggi saya 172 cm, kulit sawo matang, masih muda usia 25-28 tahun,” kata Dikdik ditemui di ruang perawatannya di Rumah Sakit Jakarta, Sabtu 18 Juli 2009.
Apakah pelaku orang asing? “Dari logat bicara orang kita, muka orangnya kayak kita,” tambah Dikdik.
Menurut Dikdik, saat itu dia mengaku tak menyangka orang itulah pelaku pemboman. “Saya pikir waktu itu saya dia mau check out,” tambah Dikdik. Pelaku saat itu sedang membawa koper beroda dan memakai jaket hitam.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, menyatakan jumlah pelaku peledakan Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton sebanyak dua orang. Mereka meledakkan bom dengan bunuh diri. Meski dalam keadaan hancur, polisi menemukan petunjuk berupa dua kepala pelaku.
Menurut Dikdik, rekaman yang ditayangkan adalah rekaman di Marriott, bukan di Ritz Carlton.
Dalam rekaman tersebut terlihat seorang membawa tas dari depan hotel pagi tadi, Jumat, 17 Juli 2009.
Pria mengenakan baju berwarna gelap itu mengenakan topi dan membawa dua tas. Satu tas berjenis trolly yang diseret dengan tangan kanan, satu tas lainnya dijinjing di bahu kanan. Dalam video itu terlihat pelaku sudah masuk ke dalam lobi dan langsung mengambil ke arah kanan. Sejumlah petugas di dekat detektor logam terlihat sudah memperhatikan si orang mencurigakan itu.
Usai dari lobi dalam hotel, si pelaku masuk ke dalam area restoran. Tak lama kemudian, sekitar 30-40 detik kemudian, terjadi ledakan. Tepat di belakang pelaku ledakan, terdapat seorang warga asing yang mengenakan baju berwarna putih.
Sembilan korban tewas akibat dua ledakan di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Jakarta Selatan. Sebanyak 61 orang korban luka dievakuasi dari lokasi ledakan dan 53 orang diantaranya menjalani rawat inap. Salah satu korban tewas adalah Presiden Direktur PT Holcim, Timothy McKay. (vivanews)






































